Datajabar.com | Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggandeng 751 sekolah swasta untuk membantu menampung puluhan ribu calon murid yang tidak tertampung di SMA dan SMK negeri pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMSekolah Swasta JabarB) 2026.
Program ini menjadi solusi yang disiapkan Pemprov Jabar setelah hasil Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) menunjukkan sekitar 77 ribu siswa berpotensi tidak memperoleh kursi di sekolah negeri akibat keterbatasan daya tampung.
Hingga saat ini, jumlah sekolah swasta yang bergabung dalam program kerja sama tersebut mencapai 751 sekolah yang tersebar di berbagai daerah di Jawa Barat.
Ratusan sekolah tersebut dipersiapkan untuk menampung siswa yang tidak berhasil mendapatkan kursi di SMA maupun SMK negeri.
Selain menyiapkan sekolah tujuan, Pemprov Jabar juga akan memberikan bantuan biaya pendidikan kepada siswa yang masuk dalam skema tersebut.
Bantuan itu mencakup Dana Sumbangan Pendidikan (DSP) atau uang pangkal sekolah serta bantuan biaya bulanan yang selama ini dikenal sebagai SPP.
Berdasarkan skema yang sedang disiapkan, setiap siswa akan memperoleh bantuan sekitar Rp1,2 juta per tahun untuk biaya bulanan dan Rp1,5 juta untuk DSP.
Bantuan tersebut tidak semata-mata diberikan berdasarkan kondisi ekonomi keluarga, tetapi juga sebagai bentuk kompensasi bagi siswa yang sebelumnya berupaya masuk sekolah negeri namun gagal karena keterbatasan kuota.(*)











