Datajabar.com – BPS Provinsi Jawa Barat melakukan audiensi ke Kantor Bank Syariah Indonesia (BSI) pada Rabu (22/10). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan menuju pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026).
Ketua Tim SE2026 BPS Jawa Barat, Hendy Hario Sasongko, bersama tim diterima dengan hangat oleh jajaran manajemen BSI. Dalam pertemuan tersebut, Hendy memaparkan rencana pelaksanaan SE2026, termasuk tahapan kegiatan dan penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) yang dijadwalkan pada 27 Oktober 2025.
Audiensi ini menjadi ajang penting untuk membangun kolaborasi antara BPS dan dunia perbankan, khususnya dalam penyediaan dan pemanfaatan data ekonomi. BSI sebagai salah satu pelaku utama sektor keuangan syariah di Indonesia diharapkan dapat memberikan perspektif serta dukungan dalam pelaksanaan SE2026.
Pihak BSI menyampaikan apresiasi atas inisiatif BPS dalam melibatkan berbagai pemangku kepentingan sejak tahap awal persiapan. Mereka menegaskan bahwa data hasil pendataan BPS menjadi sumber informasi strategis dalam pengambilan kebijakan dan perumusan arah bisnis perbankan.
“Kami sangat mendukung dan perlu menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, karena data BPS sering kami gunakan juga,” ujar perwakilan BSI.
Melalui audiensi ini, diharapkan terjalin sinergi antara BPS dan BSI dalam memperkuat literasi data ekonomi serta memastikan pelaksanaan SE2026 di Jawa Barat berjalan sukses dan berdampak luas bagi pengembangan ekonomi daerah.(jabar.bps.go.id)









